Powered By Blogger

Rabu, 26 Agustus 2015

KUMPULAN ARTIKEL KELOMPOK 6 XI AGAMA 2 MAN TEMBILAHAN

Bagaimana Pandangan Jomblo Dalam Islam?

Dalam Islam, sebenarnya jomblo itu  jelas  yaitu seorang yang belum mampu menikah. Untuk itu pemuda  yang masih jomblo diperintahkan berpuasa. Rasululllah Saw telah menjelaskan bagaimana seharusnya jomblo itu bersikap.
Sabda Rasulullah Saw:
“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu sekalian yang telah mampu, maka hendaklah menikah, karena sesungguhnya menikah itu dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan, dan barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, karena dengan berpuasa dapat menjadi penghalang (benteng ) untuk melawan nafsu.“ (HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi)
Rasulullah Saw memerintahkan kepada para pemuda, jika udah mampu, maka menikahlah, jika belum maka berpuasalah alias jomblo. Apakah orang yang udah menikah menjadi lebih baik, daripada jomblo…? Belum tentu dong, apalagi tujuan menikahnya hanya ingin memenuhi nafsu saja tanpa diniatkan ibadah pada Allah Swt.
Sebaliknya pilihan jomblo bisa lebih mulia  + Pahala berlimpah jika menjadi jomblo kamu niatkan tidak pengen bermaksiat kepada Allah dan selama jomblo dipenuhi dengan aktivitas positif. Maka, jomblo kayak gini tidak sia-sia.
Namun jika mau melepas status jomblo melalui pacaran sesungguhnya itu sedang menjerumuskan dalam kerugian. Di dunia sering berakhir dengan air mata kesedihan. lebih-lebih di akhirat akan lebih parah lagi. Jika sekarang masih pacaran, segera putuskan pacarnya dan jadilah jomblo, agar tidak menyandang posisi yang merugikan. So…  “JANGAN katakan TIDAK pada Jomblo, justru Katakan TIDAK pada PACARAN”
By: La Ode Munafar (Penulis Buku-buku Best Seller Cinta dan Motivasi)
gaulfreshRemajaJomblo Dalam Islam,Jomblo shaleh
Dalam Islam, sebenarnya jomblo itu  jelas  yaitu seorang yang belum mampu menikah. Untuk itu pemuda  yang masih jomblo diperintahkan berpuasa. Rasululllah Saw telah menjelaskan bagaimana seharusnya jomblo itu bersikap. Sabda Rasulullah Saw: “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu sekalian yang telah mampu, maka hendaklah menikah, karena sesungguhnya menikah itu dapat...
The following two tabs change content below.


SUMBER : WWW.GOOGLE.COM

Al Quran Sumber Inspirasi tak Terbatas

Sahabat dunia islam, Betapa pentingnya sebuah ide. Novelis Habiburrahman El Shirazy alias Kang Abik menegaskan, kaum Muslim harus bisa menciptakan bukan mengikuti sebuah ide. lebih jelas lagi Al Quran sumber inspirasi yang tak terbatas untuk menggali ide.
“Seorang ulama besar, Imam Al Ghazali pernah mengatakan, ambillah inisiatif untuk menyampaikan ide, sebelum engkau diambil alih oleh sebuah ide,” kata Kang Abik dalam Malam Kesenian MTQMN XIV di Universitas Indonesia, akhir pekan lalu.
Kang Abik menuturkan, hidup ini ada dua kemungkinan, yaitu mandiri dengan ide kita atau dipaksa ikut ide orang lain. Sudah menjadi semacam sunnatullah bahwa orang atau bangsa yang tidak mempunyai ide sendiri akan dipaksa mengikuti ide bangsa lain.
Ketika Indonesia tidak punya kartun-kartun yang berkualitas, kata Kang Abik mencontohkan, publik dipaksa menerima bombardir kartun dari Jepang dan negara-negara lain. Hal serupa juga terjadi dalam bidang teknologi, perangkat smartphone, dan sebagainya.
Menurut Kang Abik, dalam konteks inilah, Alquran diturunkan untuk menjadi sumber mata air inspirasi umat manusia. Dari Alquran, lahir banyak cabang ilmu yang sebelumnya tidak pernah ada.
Sebut saja, ilmu tajwid, tafsir, ushul fiqh, mawaris, faraidh, dan ilmu falak. Beberapa cabang ilmu itu sudah ada sejak zaman Rasulullah, kemudian dikodifikasikan sebagai satu disiplin ilmu pada masa berikutnya.
Kang Abik melanjutkan, Alquran  yang membawa inspirasi kepada para ulama dan sarjana Muslim zaman dulu untuk menelusuri hakikat semesta contoh tentang tentang penciptaan langit dan bumi juga di jelaskan di dalam Al Quran, Lahir nama-nama seperti Ibnu Sina, Al Khawarizmi, Al Jabiri, dan lain-lain. Karena itu, kata Kang Abik, semua cabang ilmu itu tidak lepas dari Islam. Tidak ada dikotomi atau pemisahan antara ilmu dengan agama.
“Alquran telah terbukti melahirkan inspirasi di kalangan generasi pertama dan kedua kaum Muslim,” kata Kang Abik. Lebih lanjut, ia menyatakan Alquran juga terus terbuka untuk menjadi sumber inspirasi kaum Muslim dalam berkarya pada masa sekarang.
Sumber : Republika.co.id